Archive for the SOSIAL DAN BUDAYA Category

LANGKAH TERAKHIR : “LIANG BATU”

Posted in SOSIAL DAN BUDAYA on Desember 11, 2008 by rudyrapangrembon

KUBURAN BATU LEMO

Foto : N/N

Iklan

KUBURAN “BAYI”

Posted in SOSIAL DAN BUDAYA, Uncategorized on Desember 11, 2008 by rudyrapangrembon

KUBURAN BAYI DI BATANG KAYU

Foto : N/N

PERJALANAN TERAKHIR : ” RAMBU SOLO’ “

Posted in SOSIAL DAN BUDAYA on Desember 11, 2008 by rudyrapangrembon

SULE LANGGAN PUYA

Foto : Tawakkal Basri (Gea)

GEMBALA “TEDONG” YANG BAIK

Posted in SOSIAL DAN BUDAYA, Uncategorized on Desember 11, 2008 by rudyrapangrembon

GEMBALA YANG BAIK

Foto : Tawakkal Basri (Gea)

KEHIDUPAN “TO BARANI”

Posted in SOSIAL DAN BUDAYA on Desember 11, 2008 by rudyrapangrembon

TO BARANI

Foto : N/A

AIR KEHIDUPAN

Posted in SOSIAL DAN BUDAYA on Desember 11, 2008 by rudyrapangrembon

AIR KEHIDUPAN

Foto : Tawakkal Basri (Gea)

AIR KEHIDUPAN “NIRUK TUAK”

Basa Toraya :

Allo bongi ki kumande, allo bongi duka ki niruk uai… uai nag di parallui lan katuoanta. Kukilalai pa to pissak, ya tu nenek ta dolu kampung moka manggiruk ke taekna lammai lampa atau karurung kaluku. Nakua tanggmamik kade’na ke uai diiruk lammai cangkirik atau gelas, mak bumarran kadek apalagi ke tuak… Nangmammik ke diiruk lammai siami lampa!!! Uai yatu na pasadia lino, lako kita katoan lan te lino parallu di kurresumangai, ya mo to nakua nenek todolota…dak mi sembarang bang poloi tu garontok kayu lan panggalak…yanna mi poloi nasangmi, kokampai duka mi na sabu’ki bajir sia longsor…

Bahasa Indonesia :

Siang malam kita memerlukan makanan dan minuman. Air menjadi sangat penting dalam hidup kita. Dulu nenek moyang orang Toraja, meminum air hanya menggunakan batang bambu yang di potomg dengan panjang kira-kira 30cm atau minum memakai tempurung kelapa. katanya memang lain minum dari kedua alat minum tradisional tersebut dibandingkan dengan minum dari cangkir atau gelas. Apalagi kalau minum Tuak nira dari bambu, memang lain rasanya! Air yang disediakan alam harus disyukuri, jagan menebang pohon dengan sembarangan karena akan mendatangkan bencana bagi kita…begitulah pesan dan petuah bijak dari nenek moyang kita !

TORAJA : ” UNTUK ESOK YANG LEBIH BAIK “

Posted in SOSIAL DAN BUDAYA on Desember 10, 2008 by rudyrapangrembon

" UNTUK ESOK YANG LEBIH BAIK "

Foto : Tawakkal Basri (Gea)

” UNTUK ESOK YANG LEBIH BAIK “

Basa Toraya :

Tenpon jopamai na adaikmiki nenekta meladak lako mintuk-mintukna tu bisa di peladaik… Mintukna tu ladi pomelona sola nasang, parallu dipeladaik ! Ya mo parak to na suaki’ tomatuanta kumua massikola meloki mi pia denno upa’ mi melo katuanmi na rendongkomi totumampata… “Peldai’i tu pena melo sia kamanaranganna to lino, mi bisa pemeloi kalemi sia tondok Toraya” kilalai to ampo.

Bahasa Indonesia :

Dari dulu orangtua dan nenek moyang kita mengajarkan untuk selalu belajar dari apapun yang bisa dipelajari. Segala sesuatunya yang dapat membuat kehidupan kita bisa lebih baik bersama harus kita pelajari. Oleh karena itu setiap orang tua menginginkan kita untuk tetap menuntut ilmu dimana saja dan selalu dalam lindungan Tuhan yang maha kuasa… “Pelajarilah kebijakan dan segala pengetahuan manusia, supaya kalian bisa memperbaiki hidup kalian dan daerahmu-Toraja” pesan dari nenek buat anak cucunya.