AIR KEHIDUPAN

AIR KEHIDUPAN

Foto : Tawakkal Basri (Gea)

AIR KEHIDUPAN “NIRUK TUAK”

Basa Toraya :

Allo bongi ki kumande, allo bongi duka ki niruk uai… uai nag di parallui lan katuoanta. Kukilalai pa to pissak, ya tu nenek ta dolu kampung moka manggiruk ke taekna lammai lampa atau karurung kaluku. Nakua tanggmamik kade’na ke uai diiruk lammai cangkirik atau gelas, mak bumarran kadek apalagi ke tuak… Nangmammik ke diiruk lammai siami lampa!!! Uai yatu na pasadia lino, lako kita katoan lan te lino parallu di kurresumangai, ya mo to nakua nenek todolota…dak mi sembarang bang poloi tu garontok kayu lan panggalak…yanna mi poloi nasangmi, kokampai duka mi na sabu’ki bajir sia longsor…

Bahasa Indonesia :

Siang malam kita memerlukan makanan dan minuman. Air menjadi sangat penting dalam hidup kita. Dulu nenek moyang orang Toraja, meminum air hanya menggunakan batang bambu yang di potomg dengan panjang kira-kira 30cm atau minum memakai tempurung kelapa. katanya memang lain minum dari kedua alat minum tradisional tersebut dibandingkan dengan minum dari cangkir atau gelas. Apalagi kalau minum Tuak nira dari bambu, memang lain rasanya! Air yang disediakan alam harus disyukuri, jagan menebang pohon dengan sembarangan karena akan mendatangkan bencana bagi kita…begitulah pesan dan petuah bijak dari nenek moyang kita !

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: